Burung kecil itu selalu nyaman berada di atas awan
Awan-awan tak pernah lelah mengawasinya siang dan malam
Senyum selalu menghiasi wajahnya ketika melihat teman-temannya terbang jauh
Tentu ia sangat ingin pergi ke bulan --tempat yang ia damba-dambakan-- seperti teman-temannya
"Lalu kenapa tidak pergi? kau sudah cukup dewasa untuk terbang jauh" tanya awan
"Aku sangat ingin, namun.." ia menatap bulan -- yang terpaut dekat dengan hatinya namun terasa begitu jauh dari pandangannya -- seraya tersenyum
"Aku hanya ragu apakah kedua sayapku bisa terbang seperti sedia kala, saat aku belum mengenal sakitnya jatuh dan kehilangan?" burung kecil itu menatap luka yang telah mengering pada sayapnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar